Superhero.Web.ID - Opini tentang Marvel vs. DC Comics adalah perdebatan yang takkan pernah berhenti. Seperti saudara kakak adik, meskipun berbeda mereka sama, karena hanya DC Comics dan Marvel yang berbagi genre Superhero di komik-komik mereka.

Marvel DC Dance Battle

Mereka adalah rival sejak dulu. Kembang kempis bisnis komik Superhero sudah mereka rasakan. Namun, beberapa tahun ini, film Marvel berhasil mengalahkan film superhero besutan DC Comics yang menampilkan karakter besar seperti Superman, Batman, dan Wonder Woman dalam kritik dan komersial.

Kenapa bisa begitu? itu adalah pertanyaan yang tidak semua orang bisa jawab. Karena semua orang memiliki kecenderungan terhadap karakter-karakter komik itu. Ada yang menggemari Superman, ada yang menjadi fans berat Iron Man ataupun Black Panther. Beruntungnya, ada seseorang yang memiliki opini yang patut diperhitungkan, opini dari Mark Millar.

Mark Millar adalah komikus terkenal yang sudah pernah bekerja untuk DC Comics dan Marvel Comics. Cerita yang ditulisnya untuk komik kedua studio superhero itu banyak yang populer. Bahkan, Kick Ass, film superhero dari komik karangannya sendiri sudah diadaptasi ke layar lebar.

Dilansir dari Yahoo News, saat ditanya kenapa DC belum mampu untuk menyamai kesuksesan Marvel.
"Menurutku sederhana saja (jawabannya)," Jawab Miller. "Karakter-karakter (DC) tidaklah sinematik."
Dia pun melanjutkan, "Dan saya mengatakan itu sebagai penggemar DC yang lebih memilih karakter DC dibanding Marvel. Superman, Batman dan Wonder Woman adalah favorit saya tapi menurut saya karakter-karakter ini, selain Batman, mereka tidak berdasarkan pada identitas rahasia mereka. Mereka didasarkan oleh kekuatan super mereka. Dimana karakter Marvel lebih didasarkan pada kepribadian Matt Murdock atau Peter Parker atau setiap individu X-Men, semuanya tentang karakter. DC, diluar Batman, tidaklah tentang karakter. Dengan Batman, anda bisa mengerti dia dan anda bisa merasakan khawatir padanya tapi seseorang seperti Green Lantern, dia memiliki cincin yang membuatnya bisa menciptakan kreasi 3D dan tembakan plasma hijau dengan pikirannya, tapi dia lemah terhadap warna kuning! Bagaimana caramu membuat filmnya dengan semua itu? Di tahuun 1952 itu bisa masuk akal tapi sekarang, penonton tidak tahu tentang apa itu."

Kemudian Mark Millar melanjutkan pernyataannya, karena dia tahu komentarnya bakal bisa membuat geger dunia superhero.
"Orang-orang akan menampar saya untuk ini, tapi saya pikir disitulah kenyataannya. Kita sudah tahu banyak sutradara yang hebat, penulis hebat, dan aktor hebat, dibayar mahal, tapi film-filmnya tidak berhasil. Menurut saya, mereka terlalu jauh dari saat mereka diciptakan. Sesuatu terasa tua tentang karakter-karakter itu, anak-anak melihat mereka dan mereka tidak merasakan itu keren. Bahkan Superman, Saya suka Superman, tapi dia milik Amerika yang tidak ada lagi. Dia adalah perwujudan Amerika abad 20 dan itu tidak relevan."
Pendapat Mark Millar memang ada benarnya, tapi tentu saja tidak semuanya benar. Karena itu adalah opini, opini adalah subyektif. Selain itu, kita saat ini sudah melihat bahwa karakter Wonder Woman cocok dengan penonton masa kini dengan film Wonder Womannya. Begitupun dengan film Superman (Man of Steel). Karakter superhero DC Comics juga bisa hebat di layar perak.

Film DC Comics yang akan tayang di layar bioskop tahun ini adalah Aquaman pada Desember 2018. Dan film Marvel yang sedang tayang saat ini adalah Black Panther, dan akan disusul oleh Avengers: Infinity War.

*****

Sumber: Yahoo News

Teori Mark Millar tentang kesuksesan film Marvel dan gagalnya film DC Comics

Superhero.Web.ID - Opini tentang Marvel vs. DC Comics adalah perdebatan yang takkan pernah berhenti. Seperti saudara kakak adik, meskipun berbeda mereka sama, karena hanya DC Comics dan Marvel yang berbagi genre Superhero di komik-komik mereka.

Marvel DC Dance Battle

Mereka adalah rival sejak dulu. Kembang kempis bisnis komik Superhero sudah mereka rasakan. Namun, beberapa tahun ini, film Marvel berhasil mengalahkan film superhero besutan DC Comics yang menampilkan karakter besar seperti Superman, Batman, dan Wonder Woman dalam kritik dan komersial.

Kenapa bisa begitu? itu adalah pertanyaan yang tidak semua orang bisa jawab. Karena semua orang memiliki kecenderungan terhadap karakter-karakter komik itu. Ada yang menggemari Superman, ada yang menjadi fans berat Iron Man ataupun Black Panther. Beruntungnya, ada seseorang yang memiliki opini yang patut diperhitungkan, opini dari Mark Millar.

Mark Millar adalah komikus terkenal yang sudah pernah bekerja untuk DC Comics dan Marvel Comics. Cerita yang ditulisnya untuk komik kedua studio superhero itu banyak yang populer. Bahkan, Kick Ass, film superhero dari komik karangannya sendiri sudah diadaptasi ke layar lebar.

Dilansir dari Yahoo News, saat ditanya kenapa DC belum mampu untuk menyamai kesuksesan Marvel.
"Menurutku sederhana saja (jawabannya)," Jawab Miller. "Karakter-karakter (DC) tidaklah sinematik."
Dia pun melanjutkan, "Dan saya mengatakan itu sebagai penggemar DC yang lebih memilih karakter DC dibanding Marvel. Superman, Batman dan Wonder Woman adalah favorit saya tapi menurut saya karakter-karakter ini, selain Batman, mereka tidak berdasarkan pada identitas rahasia mereka. Mereka didasarkan oleh kekuatan super mereka. Dimana karakter Marvel lebih didasarkan pada kepribadian Matt Murdock atau Peter Parker atau setiap individu X-Men, semuanya tentang karakter. DC, diluar Batman, tidaklah tentang karakter. Dengan Batman, anda bisa mengerti dia dan anda bisa merasakan khawatir padanya tapi seseorang seperti Green Lantern, dia memiliki cincin yang membuatnya bisa menciptakan kreasi 3D dan tembakan plasma hijau dengan pikirannya, tapi dia lemah terhadap warna kuning! Bagaimana caramu membuat filmnya dengan semua itu? Di tahuun 1952 itu bisa masuk akal tapi sekarang, penonton tidak tahu tentang apa itu."

Kemudian Mark Millar melanjutkan pernyataannya, karena dia tahu komentarnya bakal bisa membuat geger dunia superhero.
"Orang-orang akan menampar saya untuk ini, tapi saya pikir disitulah kenyataannya. Kita sudah tahu banyak sutradara yang hebat, penulis hebat, dan aktor hebat, dibayar mahal, tapi film-filmnya tidak berhasil. Menurut saya, mereka terlalu jauh dari saat mereka diciptakan. Sesuatu terasa tua tentang karakter-karakter itu, anak-anak melihat mereka dan mereka tidak merasakan itu keren. Bahkan Superman, Saya suka Superman, tapi dia milik Amerika yang tidak ada lagi. Dia adalah perwujudan Amerika abad 20 dan itu tidak relevan."
Pendapat Mark Millar memang ada benarnya, tapi tentu saja tidak semuanya benar. Karena itu adalah opini, opini adalah subyektif. Selain itu, kita saat ini sudah melihat bahwa karakter Wonder Woman cocok dengan penonton masa kini dengan film Wonder Womannya. Begitupun dengan film Superman (Man of Steel). Karakter superhero DC Comics juga bisa hebat di layar perak.

Film DC Comics yang akan tayang di layar bioskop tahun ini adalah Aquaman pada Desember 2018. Dan film Marvel yang sedang tayang saat ini adalah Black Panther, dan akan disusul oleh Avengers: Infinity War.

*****

Sumber: Yahoo News