Superhero.Web.ID - Live-action dari anime Sword Art Online akan digarap oleh Netflix. Produser eksekutif Laeta Kalogridis mengatakan dia maupun Netflix tidak tertarik untuk merubah bangsa asal dari karakter Sword Art Online. Yang berarti, karakter utama Sword Art Online, Kirito dan Asuna yang dalam animenya adalah orang Jepang, maka live-actionnya pun bakal diperankan oleh orang Jepang.

Sword Art Online Live Action

Biasanya setiap kali sebuah seri yang mengambil setting yang bukan di barat, casting karakter sentral adaptasi filmnya umumnya di dominasi orang kulit putih. Praktik ini disebut Whitewashing dan seringkali mengundang kontroversi dari fans seri tersebut serta publik yang merasa produser film terlalu bermain aman. Seperti contohnya live-action Deathnote dari Netflix yang merubah hampir seluruh karakternya.

Kalogridis, penulis serta produser eksekutif live-action Sword Art Online tersebut berjanji bahwa adaptasi ini tidak akan melakukan hal tersebut. “Salah satu kesepakatan dalam akuisisi ini adalah Kirito & Asuna akan tetap (diperankan) orang Asia” jawabnya.

Kalogridis menekankan bahwa baik Netflix maupun dirinya tidak tertarik melakukan whitewashing. Keputusan bahwa sang protagonis dan heroine diperankan aktor Asia sudah final, namun berhubung Sword Art Online adalah game Global, karakter seperti Klein dan Agil akan dibuat lebih jelas kalau mereka berasal dari negara lain. Kalogridis berpendapat "sama seperti Motoko Kusanagi (Ghost in the Shell), dirinya didefinisikan sebagai karya dari Asia".

Saat ini belum ada tanggal resmi untuk serial live-action Sword Art Online.

*****

Sumber: Kotaku

Kirito dan Asuna tetap diperankan oleh aktor Jepang di Live-Action Sword Art Online

Superhero.Web.ID - Live-action dari anime Sword Art Online akan digarap oleh Netflix. Produser eksekutif Laeta Kalogridis mengatakan dia maupun Netflix tidak tertarik untuk merubah bangsa asal dari karakter Sword Art Online. Yang berarti, karakter utama Sword Art Online, Kirito dan Asuna yang dalam animenya adalah orang Jepang, maka live-actionnya pun bakal diperankan oleh orang Jepang.

Sword Art Online Live Action

Biasanya setiap kali sebuah seri yang mengambil setting yang bukan di barat, casting karakter sentral adaptasi filmnya umumnya di dominasi orang kulit putih. Praktik ini disebut Whitewashing dan seringkali mengundang kontroversi dari fans seri tersebut serta publik yang merasa produser film terlalu bermain aman. Seperti contohnya live-action Deathnote dari Netflix yang merubah hampir seluruh karakternya.

Kalogridis, penulis serta produser eksekutif live-action Sword Art Online tersebut berjanji bahwa adaptasi ini tidak akan melakukan hal tersebut. “Salah satu kesepakatan dalam akuisisi ini adalah Kirito & Asuna akan tetap (diperankan) orang Asia” jawabnya.

Kalogridis menekankan bahwa baik Netflix maupun dirinya tidak tertarik melakukan whitewashing. Keputusan bahwa sang protagonis dan heroine diperankan aktor Asia sudah final, namun berhubung Sword Art Online adalah game Global, karakter seperti Klein dan Agil akan dibuat lebih jelas kalau mereka berasal dari negara lain. Kalogridis berpendapat "sama seperti Motoko Kusanagi (Ghost in the Shell), dirinya didefinisikan sebagai karya dari Asia".

Saat ini belum ada tanggal resmi untuk serial live-action Sword Art Online.

*****

Sumber: Kotaku