Superhero.Web.ID - Film Justice League memang mengecewakan dan bahkan sampai disebut "Frankenstein". Sebuah film yang berakhir menjadi bencana karena saking banyaknya tambalan dari berbagai pihak, termasuk karena memiliki dua visi yang berbeda dari dua sutradara yang menggarapnya, Zack Snyder dan Joss Whedon. Tapi, studio Warner Bros berharap penyusunan ulang tatanan pengurus divisi film DC akan membuat DC lebih sukses di kancah film Superhero yang kini dikuasai oleh Disney-Marvel.

Kevin Tsujihara Warner Bros Entertainment

Sekarang, ketua DC Film Toby Emmerich memiliki kuasa penuh untuk menyetujui keputusan dalam produksi film. Sementara Kevin Tsujihara, CEO Warner Bros. Entertainment memiliki kuasa untuk berkata tidak pada film.

"Toby punya lampu hijau, Saya punya lampu merah," ungkap Kevin Tsujihara seperti dilansir TheWrap.

Warner Bros. mengumumkan pada rabu lalu (10 Januari 2018), bahwa ketua marketing Sue Kroll  turun ke posisi produser. Sebelumnya, Sue Kroll adalah bagian dari komite yang memutuskan produksi film, sebuah kuasa yang kini hanya dimiliki oleh Toby Emmerich.

Semakin sedikit proses dibelakang layar tidak hanya akan membuat keputusan yang diambil untuk produksi film DC menjadi lebih baik, tapi juga dalam pemasaran film DC. Begitu menurut salah satu orang dalam Warner Bros. kepada TheWrap. Mereka juga mengungkapkan bahwa mantan presiden pemasaran Sue Kroll "membenci film-film superhero". Meskipun jika hal itu benar, rasanya tidak mungkin Sue Kroll mencampur adukkan perasaan dan seleranya pada pekerjaan. Karena Sue Kroll telah menjadi presiden pemasaran pada tahun 2008 dan telah melakukan pekerjaan yang hebat pada film superhero. Seperti pada film The Dark Knight.

Disebut membenci film superhero, Sue Kroll pun merespon;

"Saya suka film superhero. Saya selalu menganggapnya sebagai kehormatan untuk memasarkan film yang sangat digemari penggemar. Dan menurut saya rekam jejak kami telah membuktikannya," "Sedangkan untuk kampanye 'Justice League', saya berada dibelakang semua yang kami lakukan. Itu adalah kampanye yang strategis dan kreatif, dan saya sangat bangga dengan pekerjaan yang dilakukan oleh kami semua." Kata Sue Kroll.

Justice League (2017) DC Entertainment - Warner Bros.
Dan akhirnya, sang CEO Warner Bros. Entertainment, Kevin Tsujihara mengakui bahwa meniru Disney-Marvel bukanlah hal yang bagus. Dengan begitu, harapannya kita tidak akan melihat film DC lain yang menjadi seperti Justice League, yang mana adalah contoh dari usaha Warner Bros. untuk membuat film dengan formula film Marvel.

"Warner Bros perlu terus melakukan apa yang selalu dilakukan: memproduksi yang terbesar, yang paling berbeda dalam bisnis ini," ungkap Kevin Tsujihara. "Itulah yang membuat kami sukses. Kami tidak bisa melakukan apa yang Disney lakukan. Hal itu memang sangat berhasil untuk mereka, tapi itu bukan siapa kami. Kami perlu terus menciptakan sesuatu yang seimbang untuk seluruh jenis film dan seluruh genre."

Sumber: TheWrap
https://www.thewrap.com/warner-bros-shake-up-dc-films-fewer-cooks-justice-league-wonder-woman/

CEO Warner Bros. akui meniru Disney adalah kesalahan besar

Superhero.Web.ID - Film Justice League memang mengecewakan dan bahkan sampai disebut "Frankenstein". Sebuah film yang berakhir menjadi bencana karena saking banyaknya tambalan dari berbagai pihak, termasuk karena memiliki dua visi yang berbeda dari dua sutradara yang menggarapnya, Zack Snyder dan Joss Whedon. Tapi, studio Warner Bros berharap penyusunan ulang tatanan pengurus divisi film DC akan membuat DC lebih sukses di kancah film Superhero yang kini dikuasai oleh Disney-Marvel.

Kevin Tsujihara Warner Bros Entertainment

Sekarang, ketua DC Film Toby Emmerich memiliki kuasa penuh untuk menyetujui keputusan dalam produksi film. Sementara Kevin Tsujihara, CEO Warner Bros. Entertainment memiliki kuasa untuk berkata tidak pada film.

"Toby punya lampu hijau, Saya punya lampu merah," ungkap Kevin Tsujihara seperti dilansir TheWrap.

Warner Bros. mengumumkan pada rabu lalu (10 Januari 2018), bahwa ketua marketing Sue Kroll  turun ke posisi produser. Sebelumnya, Sue Kroll adalah bagian dari komite yang memutuskan produksi film, sebuah kuasa yang kini hanya dimiliki oleh Toby Emmerich.

Semakin sedikit proses dibelakang layar tidak hanya akan membuat keputusan yang diambil untuk produksi film DC menjadi lebih baik, tapi juga dalam pemasaran film DC. Begitu menurut salah satu orang dalam Warner Bros. kepada TheWrap. Mereka juga mengungkapkan bahwa mantan presiden pemasaran Sue Kroll "membenci film-film superhero". Meskipun jika hal itu benar, rasanya tidak mungkin Sue Kroll mencampur adukkan perasaan dan seleranya pada pekerjaan. Karena Sue Kroll telah menjadi presiden pemasaran pada tahun 2008 dan telah melakukan pekerjaan yang hebat pada film superhero. Seperti pada film The Dark Knight.

Disebut membenci film superhero, Sue Kroll pun merespon;

"Saya suka film superhero. Saya selalu menganggapnya sebagai kehormatan untuk memasarkan film yang sangat digemari penggemar. Dan menurut saya rekam jejak kami telah membuktikannya," "Sedangkan untuk kampanye 'Justice League', saya berada dibelakang semua yang kami lakukan. Itu adalah kampanye yang strategis dan kreatif, dan saya sangat bangga dengan pekerjaan yang dilakukan oleh kami semua." Kata Sue Kroll.

Justice League (2017) DC Entertainment - Warner Bros.
Dan akhirnya, sang CEO Warner Bros. Entertainment, Kevin Tsujihara mengakui bahwa meniru Disney-Marvel bukanlah hal yang bagus. Dengan begitu, harapannya kita tidak akan melihat film DC lain yang menjadi seperti Justice League, yang mana adalah contoh dari usaha Warner Bros. untuk membuat film dengan formula film Marvel.

"Warner Bros perlu terus melakukan apa yang selalu dilakukan: memproduksi yang terbesar, yang paling berbeda dalam bisnis ini," ungkap Kevin Tsujihara. "Itulah yang membuat kami sukses. Kami tidak bisa melakukan apa yang Disney lakukan. Hal itu memang sangat berhasil untuk mereka, tapi itu bukan siapa kami. Kami perlu terus menciptakan sesuatu yang seimbang untuk seluruh jenis film dan seluruh genre."

Sumber: TheWrap
https://www.thewrap.com/warner-bros-shake-up-dc-films-fewer-cooks-justice-league-wonder-woman/