» »
Superhero.Web.ID - Anime sering mengeksplorasi bermacam topik yang masih dianggap tabu untuk beberapa kebudayaan. Sebagai contoh, topik yang berbau seksualitas. Secara umum, hal itu memang topik yang sangat sensitif dibicarakan di negara Indonesia dan biasanya membuat tidak nyaman jika diperbincangkan masyarakat kita. Namun, siapa sangka ada satu masalah tabu yang sering sekali dipakai sebagai tema dalam anime yang lebih sering kita tonton daripada jenis media lainnnya. Masalah tabu itu adalah incest (inses), sebuah hubungan romantis atau hubungan seksual terlarang diantara anggota keluarga.

Oreimo

Banyak contoh anime yang memakai tema incest atau karakter yang memiliki kecenderungan incest, seperti anime Kyoukai no Kanata, Kiss x Sis, Koi Kaze, Tenshi Kinryouku, Candy Boy, Fruits Basket, dan banyak lagi lainnya.

Alasan muncul dan kadar dari tema incest di anime itu bisa bermacam-macam, namun porsi tema itu tetap ada dalam anime-anime Jepang itu meskipun sedikit.

Pertanyaannya kenapa? Secara khusus kenapa incest adalah sesuatu yang umum dibicarakan, dan bagaimana bisa topik semacam itu dapat diterima oleh masyarakat Jepang? Satu hal yang perlu dipertimbangkan adalah adanya kemungkinan bahwa hal itu berkaitan dengan pandangan orang Jepang yang berbeda dari pandangan kebanyakan negara lain tentang seksualitas.

Perlu diketahui, Anime adalah salah satu bentuk seni, dan seperti bentuk seni lainnya, anime bisa sangat ekspresif terhadap kepercayaan. Di Jepang, seks adalah topik yang jauh lebih nyaman dan terbuka untuk dibahas daripada di negara lain seperti Indonesia yang mengekor budaya ketimuran.

Oleh karena itu, cover majalah manga dengan foto bintang gravure berbaju bikini pun dianggap wajar oleh masyarakat Jepang. Bakal berbeda kasusnya jika majalah komik di Indonesia menampilkan tubuh bugil atau berbikini dari artis Indonesia. Bakal muncul demo berjilid-jilid di tanah Nusantara yang damai ini.

Contoh Cover majalah manga Young Magazine edisi 40 2017 (Gambar via Gamespot)

Karena membicarakan sex dianggap wajar di Jepang, maka anime pun ikut mengambil tema itu. Dan incest hanyalah salah satu cabang topik sex yang bisa diekspresikan melalui seni yang berupa Anime tersebut.

Di Jepang, saudara kandung biasanya dianggap sebagai pengasuh dan cenderung lebih bertanggung jawab dalam membimbing adik mereka. Mungkin saja tema incest di anime bisa digunakan karena melihat kasus ini. Meskipun ada kemungkinan ada sebuah skenario nyata soal incest ini di kehidupan sehari-hari Jepang. Mengeksplorasi kemungkinan inses antara saudara kandung berdasarkan pengetahuan ini memang sesuatu yang menghibur dan cukup memprovokasi.

Kebanyakan anime yang mengandung tema incest itu bergenre shoujo. Faktanya, contoh-contoh anime incest diatas bergenre shojo. Seperti yang kita tahu, genre shoujo adalah genre anime yang biasanya ditujukan untuk penonton wanita muda dan biasanya anime ini bercerita tentang masalah romantika remaja.

Tema incest tidak hanya diungkapkan dalam bentuk hubungan fisik saja, namun juga pengalaman emosional. Ketika masalah taboo ini digunakan dalam sebuah cerita yang berfokus pada usaha untuk menemukan cinta atau untuk mengeksplorasi hasrat seseorang akan asmara, hal itu dapat menghasilkan respon emosional yang kuat pada penonton. Entah respon yang baik atau buruk, tetap saja itu membuat penonton merasakan sesuatu yang berbeda. Koi Kaze adalah salah satu anime percintaan yang berhasil melakukannya dengan baik.

Genre anime lain yang memiliki elemen incest adalah genre ecchi. Ecchi berarti mesum. Namun, anime ecchi bukanlah selera kebanyakan orang (penikmat anime). Sebagai contoh, anime Kiss x Sis adalah anime yang berunsur incest dan ecchi. Sangat tidak disarankan untuk menonton anime ini jika belum cukup umur.

Kiss x Sis

Sederhananya, selain kebudayaan Jepang yang dapat menerima tema seksualitas semacam itu, adanya fakta bahwa masih banyak individu yang menikmati konten semacam itu sebagai hiburan mereka. Pasar anime bertema seksualitas masih menjanjikan bagi produsen anime. Jadi masuk akal jika belum ada produsen yang berhenti membuat konten anime dengan tema tersebut. Mungkin memang ada konflik dalam diri penonton, namun orang-orang punya pilihan untuk tidak melihatnya jika mau.

Kuharap itu menjelaskan kemungkinan alasan kenapa unsur incest banyak muncul di anime. Incest memang topik yang bisa membuat orang-orang merasa tak nyaman, tapi setidaknya kita mendapat gambaran perspektif lain kenapa hal itu bisa ada.

*****

Sumber: MyAnimeList

Kenapa Incest sering muncul dalam Anime

Superhero.Web.ID - Anime sering mengeksplorasi bermacam topik yang masih dianggap tabu untuk beberapa kebudayaan. Sebagai contoh, topik yang berbau seksualitas. Secara umum, hal itu memang topik yang sangat sensitif dibicarakan di negara Indonesia dan biasanya membuat tidak nyaman jika diperbincangkan masyarakat kita. Namun, siapa sangka ada satu masalah tabu yang sering sekali dipakai sebagai tema dalam anime yang lebih sering kita tonton daripada jenis media lainnnya. Masalah tabu itu adalah incest (inses), sebuah hubungan romantis atau hubungan seksual terlarang diantara anggota keluarga.

Oreimo

Banyak contoh anime yang memakai tema incest atau karakter yang memiliki kecenderungan incest, seperti anime Kyoukai no Kanata, Kiss x Sis, Koi Kaze, Tenshi Kinryouku, Candy Boy, Fruits Basket, dan banyak lagi lainnya.

Alasan muncul dan kadar dari tema incest di anime itu bisa bermacam-macam, namun porsi tema itu tetap ada dalam anime-anime Jepang itu meskipun sedikit.

Pertanyaannya kenapa? Secara khusus kenapa incest adalah sesuatu yang umum dibicarakan, dan bagaimana bisa topik semacam itu dapat diterima oleh masyarakat Jepang? Satu hal yang perlu dipertimbangkan adalah adanya kemungkinan bahwa hal itu berkaitan dengan pandangan orang Jepang yang berbeda dari pandangan kebanyakan negara lain tentang seksualitas.

Perlu diketahui, Anime adalah salah satu bentuk seni, dan seperti bentuk seni lainnya, anime bisa sangat ekspresif terhadap kepercayaan. Di Jepang, seks adalah topik yang jauh lebih nyaman dan terbuka untuk dibahas daripada di negara lain seperti Indonesia yang mengekor budaya ketimuran.

Oleh karena itu, cover majalah manga dengan foto bintang gravure berbaju bikini pun dianggap wajar oleh masyarakat Jepang. Bakal berbeda kasusnya jika majalah komik di Indonesia menampilkan tubuh bugil atau berbikini dari artis Indonesia. Bakal muncul demo berjilid-jilid di tanah Nusantara yang damai ini.

Contoh Cover majalah manga Young Magazine edisi 40 2017 (Gambar via Gamespot)

Karena membicarakan sex dianggap wajar di Jepang, maka anime pun ikut mengambil tema itu. Dan incest hanyalah salah satu cabang topik sex yang bisa diekspresikan melalui seni yang berupa Anime tersebut.

Di Jepang, saudara kandung biasanya dianggap sebagai pengasuh dan cenderung lebih bertanggung jawab dalam membimbing adik mereka. Mungkin saja tema incest di anime bisa digunakan karena melihat kasus ini. Meskipun ada kemungkinan ada sebuah skenario nyata soal incest ini di kehidupan sehari-hari Jepang. Mengeksplorasi kemungkinan inses antara saudara kandung berdasarkan pengetahuan ini memang sesuatu yang menghibur dan cukup memprovokasi.

Kebanyakan anime yang mengandung tema incest itu bergenre shoujo. Faktanya, contoh-contoh anime incest diatas bergenre shojo. Seperti yang kita tahu, genre shoujo adalah genre anime yang biasanya ditujukan untuk penonton wanita muda dan biasanya anime ini bercerita tentang masalah romantika remaja.

Tema incest tidak hanya diungkapkan dalam bentuk hubungan fisik saja, namun juga pengalaman emosional. Ketika masalah taboo ini digunakan dalam sebuah cerita yang berfokus pada usaha untuk menemukan cinta atau untuk mengeksplorasi hasrat seseorang akan asmara, hal itu dapat menghasilkan respon emosional yang kuat pada penonton. Entah respon yang baik atau buruk, tetap saja itu membuat penonton merasakan sesuatu yang berbeda. Koi Kaze adalah salah satu anime percintaan yang berhasil melakukannya dengan baik.

Genre anime lain yang memiliki elemen incest adalah genre ecchi. Ecchi berarti mesum. Namun, anime ecchi bukanlah selera kebanyakan orang (penikmat anime). Sebagai contoh, anime Kiss x Sis adalah anime yang berunsur incest dan ecchi. Sangat tidak disarankan untuk menonton anime ini jika belum cukup umur.

Kiss x Sis

Sederhananya, selain kebudayaan Jepang yang dapat menerima tema seksualitas semacam itu, adanya fakta bahwa masih banyak individu yang menikmati konten semacam itu sebagai hiburan mereka. Pasar anime bertema seksualitas masih menjanjikan bagi produsen anime. Jadi masuk akal jika belum ada produsen yang berhenti membuat konten anime dengan tema tersebut. Mungkin memang ada konflik dalam diri penonton, namun orang-orang punya pilihan untuk tidak melihatnya jika mau.

Kuharap itu menjelaskan kemungkinan alasan kenapa unsur incest banyak muncul di anime. Incest memang topik yang bisa membuat orang-orang merasa tak nyaman, tapi setidaknya kita mendapat gambaran perspektif lain kenapa hal itu bisa ada.

*****

Sumber: MyAnimeList