Nolan The Dark Knigt Trilogy

Berita Superhero - Saat menghadiri acara BAFTA: A Life In Pictures, Christopher Nolan menceritakan pengalamannya selama pembuatan film trilogy The Dark Knight yang terasa begitu berbeda dari kebanyakan film superhero dan yang dikenal sebagai salah satu karya terbaik dari Nolan. Dia mengungkapkan bahwa dirinya tak pernah mengalami tekanan dari Warner Bros. dan DC Comics saat membuat trilogy Batman yang dibintangi oleh Christian Bale tersebut.

“Ada keistimewaan dan kemewahan yang tidak diharapkan lagi oleh para filmmakers. Menurutku trilogy Batman ku adalah saat terakhir bagi semua sutradara untuk bisa mengatakan kepada sebuah studio, ‘Aku mungkin akan membuat satu lagi, tapi akan butuh waktu empat tahun.’ Terlalu banyak tekanan dalam jadwal rilis yang membuat orang-orang harus melakukannya sekarang tapi secara kreatif masih kurang. Kami saat itu mendapatkan keistimewaan dan keuntungan untuk mengembangkannya sebagai penikmat dan pembuat cerita untuk kemudian membawanya kembali ke layar lebar,” ungkap Christopher Nolan sebagaimana dilansir Deadline, Jumat, 1 Desember 2017.

Apa yang diungkapkan Nolan bukanlah omong kosong, seperti kita tahu Batman Begins tayang di bioskop pada tahun 2005, The Dark Knight pada tahun 2008, dan kemudian The Dark Knight Rises rilis empat tahun kemudian pada tahun 2012. Jeda waktu yang begitu besar itu tidak bisa dilihat lagi dalam industri film superhero akhir-akhir ini. Dalam industry film modern, beberapa film superhero yang diciptakan oleh rumah produksi biasanya sudah ditentukan jadwalnya dan cukup berdekatan agar tetap bisa menarik banyak penonton. Kita ambil contoh dari film DC Comics saja, baru rilis satu tahun Justice League sudah menyusul Batman v Superman: Dawn of Justice untuk tayang di bioskop.

Menurut Nolan, tekanan tersebut sekarang terasa dalam pembuatan sebuah film superhero. Beberapa rumah produksi besar ingin film superhero mereka tayang setiap tahun sehingga proses kreatif selama pengerjaan film pun menjadi berkurang.

Hal tersebut tidak dirasakan oleh Christopher Nolan yang pada saat itu diberikan kebebasan untuk menulis skenario dan membuat filmnya menjadi yang terbaik. Sutradara yang juga menangani film Dunkirk yang baru-baru ini rilis tersebut mengaku bahwa keistimewaan yang dirasakannya tidak mungkin bisa diimplementasikan kembali dalam waktu dekat.

Sumber: http://deadline.com/2017/12/christopher-nolan-discusses-the-dark-knight-trilogy-and-howard-hughes-film-at-bafta-1202218583/

Kritik Christopher Nolan untuk film superhero masa kini: Trilogi Batman ku mendapat keistimewaan dan kemewahan akan waktu


Nolan The Dark Knigt Trilogy

Berita Superhero - Saat menghadiri acara BAFTA: A Life In Pictures, Christopher Nolan menceritakan pengalamannya selama pembuatan film trilogy The Dark Knight yang terasa begitu berbeda dari kebanyakan film superhero dan yang dikenal sebagai salah satu karya terbaik dari Nolan. Dia mengungkapkan bahwa dirinya tak pernah mengalami tekanan dari Warner Bros. dan DC Comics saat membuat trilogy Batman yang dibintangi oleh Christian Bale tersebut.

“Ada keistimewaan dan kemewahan yang tidak diharapkan lagi oleh para filmmakers. Menurutku trilogy Batman ku adalah saat terakhir bagi semua sutradara untuk bisa mengatakan kepada sebuah studio, ‘Aku mungkin akan membuat satu lagi, tapi akan butuh waktu empat tahun.’ Terlalu banyak tekanan dalam jadwal rilis yang membuat orang-orang harus melakukannya sekarang tapi secara kreatif masih kurang. Kami saat itu mendapatkan keistimewaan dan keuntungan untuk mengembangkannya sebagai penikmat dan pembuat cerita untuk kemudian membawanya kembali ke layar lebar,” ungkap Christopher Nolan sebagaimana dilansir Deadline, Jumat, 1 Desember 2017.

Apa yang diungkapkan Nolan bukanlah omong kosong, seperti kita tahu Batman Begins tayang di bioskop pada tahun 2005, The Dark Knight pada tahun 2008, dan kemudian The Dark Knight Rises rilis empat tahun kemudian pada tahun 2012. Jeda waktu yang begitu besar itu tidak bisa dilihat lagi dalam industri film superhero akhir-akhir ini. Dalam industry film modern, beberapa film superhero yang diciptakan oleh rumah produksi biasanya sudah ditentukan jadwalnya dan cukup berdekatan agar tetap bisa menarik banyak penonton. Kita ambil contoh dari film DC Comics saja, baru rilis satu tahun Justice League sudah menyusul Batman v Superman: Dawn of Justice untuk tayang di bioskop.

Menurut Nolan, tekanan tersebut sekarang terasa dalam pembuatan sebuah film superhero. Beberapa rumah produksi besar ingin film superhero mereka tayang setiap tahun sehingga proses kreatif selama pengerjaan film pun menjadi berkurang.

Hal tersebut tidak dirasakan oleh Christopher Nolan yang pada saat itu diberikan kebebasan untuk menulis skenario dan membuat filmnya menjadi yang terbaik. Sutradara yang juga menangani film Dunkirk yang baru-baru ini rilis tersebut mengaku bahwa keistimewaan yang dirasakannya tidak mungkin bisa diimplementasikan kembali dalam waktu dekat.

Sumber: http://deadline.com/2017/12/christopher-nolan-discusses-the-dark-knight-trilogy-and-howard-hughes-film-at-bafta-1202218583/