Justice League dilarang di Palestina

Berita Superhero - Bioskop di Ramallah, ibukota de facto Otoritas Palestina (PA), telah melarang pemutaran film "Justice League" yang baru-baru ini rilis karena partisipasi aktris Israel Gal Gadot dalam film tersebut.

Palestine Borj Cinemas, penyiar (distributor) film di PA, memposting di halaman Facebooknya pada akhir pekan sebuah pengumuman yang menyatakan bahwa pemutaran film Justice League "telah dihentikan karena adanya perwakilan Israel dalam pahlawan film tersebut."
"Alasan dihentikannya karena kami tidak mempromosikan siapapun aktornya, betapapun terkenalnya, [yang] mendukung tindakan penjajahan di tanah kami," kata perusahaan tersebut.


Gal Gadot memang pernah bertugas di IDF (Israel Defense Forces) dan telah menjadi pendukung vokal negara Yahudi tersebut.

Situs berita NRG Israel melaporkan bahwa demonstrasi diadakan di luar teater (bioskop) sebelum pembatalan pemutaran.

Orang-orang Palestina secara rutin melarang setiap konten yang berhubungan dengan Israel.

Film Doueiri, "The Attack" yang menceritakan tentang seorang ahli bedah Palestina yang tinggal di Tel Aviv yang diketahui istrinya melakukan serangan bunuh diri yang mematikan, difilmkan di Israel dan menampilkan beberapa aktor Israel. Film itu pun dilarang di Lebanon dan kebanyakan negara Arab.

Demikian pula, "Wonder Woman" yang menjadikan Gal Gadot sebagai bintang utama film tersebut, dilarang diputar di dan oleh beberapa negara Arab selama musim panas ini.

Kerajaan Hashemite of Jordan juga melarang pemutaran film superhero atas peran utama Gadot, seperti juga Lebanon, Tunisia, dan Aljazair.

Sumber: https://worldisraelnews.com/palestinians-ban-justice-league-film-israeli-actress/

Justice League dilarang tayang di Palestina karena Gal Gadot aktris Israel


Justice League dilarang di Palestina

Berita Superhero - Bioskop di Ramallah, ibukota de facto Otoritas Palestina (PA), telah melarang pemutaran film "Justice League" yang baru-baru ini rilis karena partisipasi aktris Israel Gal Gadot dalam film tersebut.

Palestine Borj Cinemas, penyiar (distributor) film di PA, memposting di halaman Facebooknya pada akhir pekan sebuah pengumuman yang menyatakan bahwa pemutaran film Justice League "telah dihentikan karena adanya perwakilan Israel dalam pahlawan film tersebut."
"Alasan dihentikannya karena kami tidak mempromosikan siapapun aktornya, betapapun terkenalnya, [yang] mendukung tindakan penjajahan di tanah kami," kata perusahaan tersebut.


Gal Gadot memang pernah bertugas di IDF (Israel Defense Forces) dan telah menjadi pendukung vokal negara Yahudi tersebut.

Situs berita NRG Israel melaporkan bahwa demonstrasi diadakan di luar teater (bioskop) sebelum pembatalan pemutaran.

Orang-orang Palestina secara rutin melarang setiap konten yang berhubungan dengan Israel.

Film Doueiri, "The Attack" yang menceritakan tentang seorang ahli bedah Palestina yang tinggal di Tel Aviv yang diketahui istrinya melakukan serangan bunuh diri yang mematikan, difilmkan di Israel dan menampilkan beberapa aktor Israel. Film itu pun dilarang di Lebanon dan kebanyakan negara Arab.

Demikian pula, "Wonder Woman" yang menjadikan Gal Gadot sebagai bintang utama film tersebut, dilarang diputar di dan oleh beberapa negara Arab selama musim panas ini.

Kerajaan Hashemite of Jordan juga melarang pemutaran film superhero atas peran utama Gadot, seperti juga Lebanon, Tunisia, dan Aljazair.

Sumber: https://worldisraelnews.com/palestinians-ban-justice-league-film-israeli-actress/