BeritaSuperhero.Com - Bertahun-tahun setelah tuntasnya cerita Harry Potter, baik dalam bentuk buku novel maupun film, berbagai cerita sampingan dari kisah ini masih menarik untuk disimak.

Kali ini, yang dibicarakan oleh J.K. Rowling, penulis kisah penyihir berdahi codet itu adalah tentang keluarga Dursley yang mengurus Harry sejak kecil hingga 17 tahun.

Kebetulan pula, pada Kamis (25/6), kali ini disebut sebagai ulang tahun ke-35 tahun sosok khayalan Dudley Dursley anak tunggal yang manja dari pasangan Vernon dan Petunia Dursley.

Kisah ini bisa dilihat di situs Pottermore, yang dibuat oleh penggemar Harry Potter. J.K. Rowling sendiri menulis di situs itu khusus tentang keprihatinannya pada pasangan  Dursley.

“Vernon adalah nama yang begitu saja membuat saya merasa tak peduli,” Rowling menulis. “Sementara Petunia adalah nama yang selalu saya berikan pada perempuan yang tak menyenangkan. Dulu saya sering bermain-main dengan Di, adik perempuan saya dengan menggunakan nama Petunia ini.”

Dalam sempalan cerita berjudul The Cupboard Under The Stairs, Rowling menceritakan pertemuan pertama yang berakhir berantakana antara orang tua Harry, Lily dan James Potter dengan keluarga Dursley. Saat itu dikisahkan, Vernon sempat terkagum-kagum pada James yang saat itu belum menjadi saudara iparnya.

Ini adalah untuk ke-15 kalinya Rowling mengejutkan penggemarnya dengan kisah keluarga Dursley. Sebelumnya Rowling pernah mengatakan bahwa keluarga Dursey gemar mengambil keuntungan dengan mendapatkan uang dari tunjangan sosial. Hal ini terungkap ketika James Potter memperkenalkan Gringgot, sebagai bank kaum penyihir.

Ada lagi kisah tentang Petunia yang tidak menjadikan Lily sebagai pendampingnya saat menikah. Alasan Petunia, kata Rowling, adalah Petunia tak ingin upacara penikahannya gagal karena dia khawatir Petunia akan mengacaukan pestanya dengan sihir-sihir kecilnya.

Sejak saat itu, dikisahkan tidak pernah lagi ada kontak antara keluarga Dursley dan Potter hingga saat Harry diserahkan ke keluarga tersebut. Itupun Harry tak mendapatkan kasih sayang seperti yang selayaknya.

“Sikap mereka seperti layaknya Severus Snape, yang dekat dengan ayahnya tapi dalam arti tidak saling menyukai,” kata Rowling.

Pembaca Harry Potter mungkin memperhatikan bagaimana sikap Petunia yang aneh di akhir pertemuan dengan Harry. Bagaimana seolah dia ingin bicara tapi tak mengucapkan satu kata pun.

“Pada awalnya saya ingin membuat Petunia menebus kelakuannya di buku terakhir, tapi lalu saya berpikir dia harus tetap pada karakternya yang tak disukai orang. Jadi saya membiarkan dia tak bisa mengatakan apa pun yang bermakna selama perpisahan mereka,” kata Rowling, seperti dikutip Telegraph.

Lalu, bagaimana dengan nama Dursley? Dari mana Rowling mendapatkan nama itu? Rowling mengatakan nama itu diambilnya dari nama sebuah kota di Gloucestershire.

“Karena saya suka saja dengan bunyinya,” kata Rowling. “Saya sendiri belum pernah mengunjungi Dursley, tapi saya yakin kota itu penuh dengan orang yang menyenangkan.“


JK Rowling Buka Misteri Dursley, Keluarga Angkat Harry Potter


BeritaSuperhero.Com - Bertahun-tahun setelah tuntasnya cerita Harry Potter, baik dalam bentuk buku novel maupun film, berbagai cerita sampingan dari kisah ini masih menarik untuk disimak.

Kali ini, yang dibicarakan oleh J.K. Rowling, penulis kisah penyihir berdahi codet itu adalah tentang keluarga Dursley yang mengurus Harry sejak kecil hingga 17 tahun.

Kebetulan pula, pada Kamis (25/6), kali ini disebut sebagai ulang tahun ke-35 tahun sosok khayalan Dudley Dursley anak tunggal yang manja dari pasangan Vernon dan Petunia Dursley.

Kisah ini bisa dilihat di situs Pottermore, yang dibuat oleh penggemar Harry Potter. J.K. Rowling sendiri menulis di situs itu khusus tentang keprihatinannya pada pasangan  Dursley.

“Vernon adalah nama yang begitu saja membuat saya merasa tak peduli,” Rowling menulis. “Sementara Petunia adalah nama yang selalu saya berikan pada perempuan yang tak menyenangkan. Dulu saya sering bermain-main dengan Di, adik perempuan saya dengan menggunakan nama Petunia ini.”

Dalam sempalan cerita berjudul The Cupboard Under The Stairs, Rowling menceritakan pertemuan pertama yang berakhir berantakana antara orang tua Harry, Lily dan James Potter dengan keluarga Dursley. Saat itu dikisahkan, Vernon sempat terkagum-kagum pada James yang saat itu belum menjadi saudara iparnya.

Ini adalah untuk ke-15 kalinya Rowling mengejutkan penggemarnya dengan kisah keluarga Dursley. Sebelumnya Rowling pernah mengatakan bahwa keluarga Dursey gemar mengambil keuntungan dengan mendapatkan uang dari tunjangan sosial. Hal ini terungkap ketika James Potter memperkenalkan Gringgot, sebagai bank kaum penyihir.

Ada lagi kisah tentang Petunia yang tidak menjadikan Lily sebagai pendampingnya saat menikah. Alasan Petunia, kata Rowling, adalah Petunia tak ingin upacara penikahannya gagal karena dia khawatir Petunia akan mengacaukan pestanya dengan sihir-sihir kecilnya.

Sejak saat itu, dikisahkan tidak pernah lagi ada kontak antara keluarga Dursley dan Potter hingga saat Harry diserahkan ke keluarga tersebut. Itupun Harry tak mendapatkan kasih sayang seperti yang selayaknya.

“Sikap mereka seperti layaknya Severus Snape, yang dekat dengan ayahnya tapi dalam arti tidak saling menyukai,” kata Rowling.

Pembaca Harry Potter mungkin memperhatikan bagaimana sikap Petunia yang aneh di akhir pertemuan dengan Harry. Bagaimana seolah dia ingin bicara tapi tak mengucapkan satu kata pun.

“Pada awalnya saya ingin membuat Petunia menebus kelakuannya di buku terakhir, tapi lalu saya berpikir dia harus tetap pada karakternya yang tak disukai orang. Jadi saya membiarkan dia tak bisa mengatakan apa pun yang bermakna selama perpisahan mereka,” kata Rowling, seperti dikutip Telegraph.

Lalu, bagaimana dengan nama Dursley? Dari mana Rowling mendapatkan nama itu? Rowling mengatakan nama itu diambilnya dari nama sebuah kota di Gloucestershire.

“Karena saya suka saja dengan bunyinya,” kata Rowling. “Saya sendiri belum pernah mengunjungi Dursley, tapi saya yakin kota itu penuh dengan orang yang menyenangkan.“