Minggu lalu, sutradara Joseph Kahn merilis fan film POWER/RANGERSnya yang luar biasa gelap. Namun, setelah itu video tersebut langsung dihilangkan oleh Saban dari Internet, tapi kini video tersebut sudah online kembali. Jadi apa yang terjadi? Dalam sebuah interview yang dilansir dari io9, Kahn menjelaskan bahwa masyarakat internetlah yang menyelamatkan karyanya tersebut. Selain itu, dia berpendapat jika masalah hak cipta ini dilanjutkan dia merasa ngeri, karena akan lebih mudah bagi kita untuk merubah dan menciptakan agama baru daripada menceritakan cerita alternatif dari Power Rangers

Ini semakin menakutkan saat kau menyadari bahwa setiap cerita yang kau ceritakan itu dilindungi oleh hak cipta dan dimiliki oleh seseorang. Dan terutama ketika hal itu merambah pada anak muda, saat kisah mereka dimiliki oleh perusahaan. Buku komik, film, televisi, apapun itu, para pemuda hanya diberi cerita oleh pebisnis. Jadi saat kau mengkombinasikan gagasan dimana kebanyakan cerita moral yang diceritakan pada anak muda itu dikendalikan oleh perusahaan dengan dibatasi undang-undang yang kemudian cerita-cerita tersebut tidak bisa diinteraksikan secara personal, itu akan menghasilkan sesuatu yang tidak masuk akal. Seperti begini jika ini benar, akan lebih mudah jadinya untuk merubah dan menciptakan sebuah agama daripada menceritakan sebuah cerita alternatif tentang Power Rangers. Karena secara harfiah kau punya kendali lebih atas tuhan daripada Tommy Oliver.

Joseph Kahn menunjukkan ketidak tertarikannya untuk membuat film penuh Power Rangers dan dia berpendapat bahwa Power Rangers tidak harus sedemikian gelapnya seperti yang telah dia ciptakan tersebut.

Untuk film pendek, tidak masalah. Untuk TV Show, tidak. Power Rangers benar-benar sesuatu untuk anak kecil. Aku bukanlah seorang monster.

Jadi bagaimana menurutmu, apakah sutradara Joseph Kahn benar? Jika belum sempat melihat film pendek tentang power rangers ini, kalian bisa melihatnya di sini.

(io9)

Menurut Joseph Kahn Lebih Mudah menciptakan Agama Baru daripada POWER/RANGERS



Minggu lalu, sutradara Joseph Kahn merilis fan film POWER/RANGERSnya yang luar biasa gelap. Namun, setelah itu video tersebut langsung dihilangkan oleh Saban dari Internet, tapi kini video tersebut sudah online kembali. Jadi apa yang terjadi? Dalam sebuah interview yang dilansir dari io9, Kahn menjelaskan bahwa masyarakat internetlah yang menyelamatkan karyanya tersebut. Selain itu, dia berpendapat jika masalah hak cipta ini dilanjutkan dia merasa ngeri, karena akan lebih mudah bagi kita untuk merubah dan menciptakan agama baru daripada menceritakan cerita alternatif dari Power Rangers

Ini semakin menakutkan saat kau menyadari bahwa setiap cerita yang kau ceritakan itu dilindungi oleh hak cipta dan dimiliki oleh seseorang. Dan terutama ketika hal itu merambah pada anak muda, saat kisah mereka dimiliki oleh perusahaan. Buku komik, film, televisi, apapun itu, para pemuda hanya diberi cerita oleh pebisnis. Jadi saat kau mengkombinasikan gagasan dimana kebanyakan cerita moral yang diceritakan pada anak muda itu dikendalikan oleh perusahaan dengan dibatasi undang-undang yang kemudian cerita-cerita tersebut tidak bisa diinteraksikan secara personal, itu akan menghasilkan sesuatu yang tidak masuk akal. Seperti begini jika ini benar, akan lebih mudah jadinya untuk merubah dan menciptakan sebuah agama daripada menceritakan sebuah cerita alternatif tentang Power Rangers. Karena secara harfiah kau punya kendali lebih atas tuhan daripada Tommy Oliver.

Joseph Kahn menunjukkan ketidak tertarikannya untuk membuat film penuh Power Rangers dan dia berpendapat bahwa Power Rangers tidak harus sedemikian gelapnya seperti yang telah dia ciptakan tersebut.

Untuk film pendek, tidak masalah. Untuk TV Show, tidak. Power Rangers benar-benar sesuatu untuk anak kecil. Aku bukanlah seorang monster.

Jadi bagaimana menurutmu, apakah sutradara Joseph Kahn benar? Jika belum sempat melihat film pendek tentang power rangers ini, kalian bisa melihatnya di sini.

(io9)