Hulkbuster vs. Hulk Concept Art BeritaSuperhero.Com

Sutradara Avengers: Age of Ultron Joss Whedon menceritakan tentang pengalaman "mimpi buruknya" selama mengerjakan sekuel besar dari film superhero terlaris sepanjang masa, dan memberikan sedikit detil menarik seputar peran Hulk dalam film kali ini.

Joss Whedon mengungkapkan bahwa mengerjakan Avengers: Age of Ultron benar-benar sebuah tantangan, dan tidak heran kalau dia tidak yakin akan kembali menyutradari dua bagian dari Avengers: Infinity War.
"Tembak Wajahku! Ini adalah mimpi buruk," ungkapnya. "Aku merindukan film sederhana seperti Serenity! Ini adalah hal yang tersulit yang pernah kucoba lakukan."
Itu kedengaran tidak menyenangkan, tapi sebelumnya sang sutradara ini juga pernah mengatakan hal yang sama sebelumnya, jadi ada kemungkinan bahwa suatu saat dia akan kembali mengurus film Marvel Cinematic Universe. Lalu, Whedon menambahkan:
"Mereka adalah karakter yang masing-masing berbeda. Asyiknya di Avengers adalah mereka tidak benar-benar berada dalam satu hal. Ini tidak seperti X-Men yang semuanya menderita karena hal yang sama dan punya kostum yang sama. Mereka ini sifatnya menyebar. Dan itu sulit. Jujur, ini adalah hal tersulit dari yang pernah kukerjakan, dan aku tidak pernah bekerja sekeras ini karena Aku juga mengurus tiga acara yang sedang berjalan."

Film The Avengers telah membantu Hulk menjadi karakter favorit, tapi dia masih belum menerima peran besar disana. Beruntung sekali, kali ini peran si hijau besar Hulk akan lebih besar daripada di film sebelumnya.
"Lebih banyak Hulk di film ini daripada yang pertama lalu," ungkap Whedon. "Tapi apa yang aku sukai adalah karena kami syuting film ini dengan cara yang sangat berbeda. Aku menjalankan banyak kamera, Aku syuting dengan lensa panjang, yang biasanya tidak kulakukan."

Tampaknya rencananya adalah untuk mengambil beberapa adegan seperti sebuah film dokumentari, untuk memberikan fans sebuah gambaran realistis dari si raksasa hijau ini dalam beraksi.
"Apa yang aku sukai adalah bahwa kami punya kesempatan, karena kami melakukannya dengan rumusan misi ini, untuk syuting Hulk seperti tokoh dalam film, dan tidak seperti 'Lihat apa yang kami punya!' Kita punya 'lebih banyak' Hulk yang blur di sana sini! Sepotong, pengambilan gambar yang sangat cepat. Segalanya tidak, 'Kami membangun Hulk dengan begitu serius jadi kamu akan melihatnya dalam tampilan penuh, panjang, sepanjang waktu!' Kami benar-benar harus membuatnya menjadi salah satu karakter dalam film. Dan itu merupakan anugerah."


(The Hollywood Reporter)

Joss Whedon Mengungkapkan Kenapa Syuting AVENGERS: AGE OF ULTRON adalah Mimpi Buruk Baginya


Hulkbuster vs. Hulk Concept Art BeritaSuperhero.Com

Sutradara Avengers: Age of Ultron Joss Whedon menceritakan tentang pengalaman "mimpi buruknya" selama mengerjakan sekuel besar dari film superhero terlaris sepanjang masa, dan memberikan sedikit detil menarik seputar peran Hulk dalam film kali ini.

Joss Whedon mengungkapkan bahwa mengerjakan Avengers: Age of Ultron benar-benar sebuah tantangan, dan tidak heran kalau dia tidak yakin akan kembali menyutradari dua bagian dari Avengers: Infinity War.
"Tembak Wajahku! Ini adalah mimpi buruk," ungkapnya. "Aku merindukan film sederhana seperti Serenity! Ini adalah hal yang tersulit yang pernah kucoba lakukan."
Itu kedengaran tidak menyenangkan, tapi sebelumnya sang sutradara ini juga pernah mengatakan hal yang sama sebelumnya, jadi ada kemungkinan bahwa suatu saat dia akan kembali mengurus film Marvel Cinematic Universe. Lalu, Whedon menambahkan:
"Mereka adalah karakter yang masing-masing berbeda. Asyiknya di Avengers adalah mereka tidak benar-benar berada dalam satu hal. Ini tidak seperti X-Men yang semuanya menderita karena hal yang sama dan punya kostum yang sama. Mereka ini sifatnya menyebar. Dan itu sulit. Jujur, ini adalah hal tersulit dari yang pernah kukerjakan, dan aku tidak pernah bekerja sekeras ini karena Aku juga mengurus tiga acara yang sedang berjalan."

Film The Avengers telah membantu Hulk menjadi karakter favorit, tapi dia masih belum menerima peran besar disana. Beruntung sekali, kali ini peran si hijau besar Hulk akan lebih besar daripada di film sebelumnya.
"Lebih banyak Hulk di film ini daripada yang pertama lalu," ungkap Whedon. "Tapi apa yang aku sukai adalah karena kami syuting film ini dengan cara yang sangat berbeda. Aku menjalankan banyak kamera, Aku syuting dengan lensa panjang, yang biasanya tidak kulakukan."

Tampaknya rencananya adalah untuk mengambil beberapa adegan seperti sebuah film dokumentari, untuk memberikan fans sebuah gambaran realistis dari si raksasa hijau ini dalam beraksi.
"Apa yang aku sukai adalah bahwa kami punya kesempatan, karena kami melakukannya dengan rumusan misi ini, untuk syuting Hulk seperti tokoh dalam film, dan tidak seperti 'Lihat apa yang kami punya!' Kita punya 'lebih banyak' Hulk yang blur di sana sini! Sepotong, pengambilan gambar yang sangat cepat. Segalanya tidak, 'Kami membangun Hulk dengan begitu serius jadi kamu akan melihatnya dalam tampilan penuh, panjang, sepanjang waktu!' Kami benar-benar harus membuatnya menjadi salah satu karakter dalam film. Dan itu merupakan anugerah."


(The Hollywood Reporter)